![]() |
Hari Dongeng Sedunia (Foto : pixabay.com) |
Kalian pasti tidak asing dengan tokoh-tokoh pada film Disney
yang terkenal. Seperti Cinderella, ternyata diadaptasi dari Grimm bersaudara.
Ada Winnie The Pooh dari Aa Milne, dan banyak lagi. Dongeng klasik ini terus
dibacakan walaupun sudah ratusan tahun, lalu diterbitkan karena kisahnya yang
menarik.
Tahu tidak hari ini, tanggal 20 Maret adalah hari dongeng sedunia, lho. Hari dongeng sedunia ini berawal dari Swedia pada tahun 1991, yang kemudian tersebar ke negara-negara lainnya. Omong-omong, kalian tahu nggak sih apa itu dongeng?
Menurut KBBI, dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar
terjadi. Dan menurut Charles Perrault, seorang penulis dongeng dan pengarang
puisi asal Prancis, dongeng merupakan cerita pendek mengenai pertualangan
khayal dengan situasi dsan tokoh-tokoh yang gaib dan luar biasa.
Dongeng terdapat di segala penjuru dunia, dan kamu bisa
dengan mudah membaca dongeng. Biasanya dongeng dibacakan oleh pendongeng,
ataupun oleh guru serta orang tua. Sekarang dongeng tak hanya bisa didengarkan
lewat pendongeng atau dibaca di buku. Tapi juga di berbagai media lainnya
seperti di YouTube.
Dongeng dibagi menjadi beberapa jenis yaitu dongeng fabel,
jenaka, legenda, mitos, sage, dan parabel. Dongeng fabel adalah dongeng dengan
tokoh hewan, cerita parabel berisi unsur pendidikan dan keagamaan, sementara
mitos adalah kisah yang berhubungan dengan kepercayaan masyarakat pada hal-hal yang
tidak masuk akal.
Kegiatan membaca atau mendengarkan dongeng memiliki banyak
sekali manfaat, terutama untuk anak dan remaja. Berikut beberapa manfaat dari
dongeng :
1. Meningkatkan kemampuan literasi
Bila kita terbiasa mendengarkan atau membaca dongeng, itu
akan membuat kita menjadi lebih cepat menangkap materi dari buku dan menuliskan
kembali suatu tulisan. Kita juga menjadi suka membaca buku. Buku adalah jendela
dunia, dengan membaca buku kita bisa mendapat banyak ilmu yang bermanfaat.
2. Meningkatkan kecerdasan
Dengan mendengarkan dongeng, kita belajar banyak kosa kata
baru yang belum pernah kita dengar sebelumnya. Bila kita memiliki banyak kosa
kata, saat kita menulis cerita atau presentasi di depan kelas, tulisan dan
presentasi kita menjadi lebih menarik. Tak memakai kata itu melulu.
3. Membentuk karakter
Di dalam sebuah dongeng terdapat banyak pesan moral dan
nasihat. Misalnya dalam dongeng Malin Kundang, hikmahnya adalah kita tidak
boleh durhaka kepada orang tua. Walaupun seram juga ya, berubah jadi batu
karena durhaka kepada orang tua. Hihi.
Di Indonesia, juga terdapat banyak penulis dongeng yang hebat.
Mungkin, kamu sudah pernah membaca buku mereka. Ini adalah 3 penulis buku
dongeng terkenal di Indonesia :
1. Clara Ng
Clara Ng adalah penulis dongeng asal Jakarta, yang telah memenangi penghargaan Adhikarya dan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). Keren banget! Beberapa buku yang ia tulis yaitu Angin dari Tebing 1 dan 2, Sejuta Warna Pelangi, dan Bugi Hiu Suka Senyum.
2. Arleen Amidjaja
Penulis kelahiran 1974 ini adalah penulis cerita anak
produktif yang karyanya selalu laris. Buku yang ia buat biasanya bilingual atau
dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Beberapa buku yang ia
tulis adalah Joanna Pergi ke Alaska, Bersama-sama di Hari Galungan, dan Joanna
pergi ke Amsterdam.
3. Ary Nilandari
Penulis yang satu ini telah menulis kurang lebih 50 buku. Beberapa
karya yang ia tulis telah mendapatkan penghargaan nasional, bahkan
internasional. Hebat kan? Salah satu buku yang ia tulis adalah Dari Batu ke
Batu.
Nah itulah serba serbi dongeng, kalau kalian suka membaca dongeng tidak? Kalau iya, apa dongeng kesukaan kalian? Selamat hari dongeng, ya!
Nama penulis : Nailah Aieola Nabihah
Kelas 8 Al Hamid
0 komentar:
Posting Komentar